INFOGRESIK – Kabar duka datang dari dunia politik Kabupaten Gresik. Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim, meninggal dunia pada Jumat (3/4/2026) siang. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak.
Almarhum dikenal bukan sekadar pejabat publik, melainkan politisi berpengalaman dengan rekam jejak pengabdian panjang. Dedikasinya di lembaga legislatif dibuktikan melalui kepercayaan masyarakat yang terus mengalir selama empat periode berturut-turut, yakni pada Pemilu 2009, 2014, 2019, dan 2024.
Konsistensi tersebut mencerminkan kuatnya basis dukungan di daerah pemilihannya, sekaligus menunjukkan kepercayaan warga terhadap perjuangannya dalam menyuarakan aspirasi rakyat.
Di internal partai, pengaruh almarhum juga sangat besar. Ia pernah memimpin DPD Partai Golkar Gresik selama dua periode (2014–2024). Di bawah kepemimpinannya, Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan dalam menentukan arah kebijakan daerah.
Baca juga: Geram Ada Dugaan Pungli di CFD, Wakil Ketua DPRD Gresik Sebut ‘Cek Kebacute’
Ahmad Nurhamim dikenal sebagai “singa parlemen” yang vokal dalam mengkritisi kebijakan pembangunan. Namun, Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, menegaskan bahwa kritik yang disampaikan selalu bersifat membangun.
“Beliau adalah teman diskusi yang selalu produktif dan konstruktif dalam membangun Gresik,” ujar Syahrul Munir dalam pesan belasungkawanya.
Meski dikenal kritis, almarhum tetap mengedepankan diplomasi. Ia mampu menjaga hubungan kerja yang harmonis antara legislatif dan eksekutif, serta kerap menjadi mediator yang menenangkan berbagai dinamika politik. Sikapnya yang tenang namun tegas menjadikannya panutan, terutama bagi politisi muda.
Duka juga disampaikan Anggota Komisi II DPRD Gresik, Ricke Mayumi. Ia mengenang almarhum sebagai sosok yang baik dan penuh ilmu, khususnya dalam perannya sebagai koordinator Komisi II.
Baca juga: Cegah Lonjakan Pengangguran, Pimpinan DPRD Gresik Desak PT KAS Batalkan Rencana PHK Ratusan Pekerja
“Kami banyak belajar dari beliau. Salah satu tokoh politik senior yang bijaksana. Kami sangat kehilangan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ungkap Ricke usai takziah ke rumah duka.
Hingga akhir hayatnya, Ahmad Nurhamim masih mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD Gresik periode 2024–2029. Ia mengembuskan napas terakhir di RS Semen Gresik pada pukul 14.00 WIB setelah sempat menjalani perawatan medis.
Kepergian Ahmad Nurhamim menjadi kehilangan besar bagi Kabupaten Gresik. Sosoknya dikenang sebagai salah satu putra daerah yang berkontribusi besar dalam mewarnai kebijakan pembangunan selama hampir dua dekade terakhir.
