INFOGRESIK – Program Gresik Mentas yang dicanangkan Bakal Calon Bupati (Bacabup) Gresik Muhammad Syahrul Munir dianggap mampu menjadi solusi atas banyaknya persoalan di wilayah perkotaan yang belum terselesaikan.
Untuk itu, jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB Kecamatan Kebomas bertekad menggencarkan sosialisasi program Gresik Mentas demi memenangkan Syahrul Munir dalam Pilkada 27 November 2024 mendatang.
“Ternyata apa yang jadi persoalan di Kebomas hampir seluruhnya masuk dalam program Gresik Mentas bacabup Syahrul Munir,” kata Asrory dari PAC Kebomas, Selasa (23/7/2024).
Dia menyebut persoalan yang dihadapi warga di kawasan perkotaan mulai parkir, banjir, pemberdayaan UMKM, hingga pengangguran.
“Ternyata, masuk dalam program prioritas yang menjadi janji politik bacabup Syahrul Munir,” terang Asrory.
Untuk memenangkan bacabup Syahrul Munir dalam kontestasi Pilkada Gresik 2024, seluruh ranting di kecamatan Kebomas dikonsolidasi dengan sosialisasi secara masif hingga tingkat akar rumput.
Menurutnya, kader PKB sudah waktunya memimpin kabupaten Gresik setelah era Alm KH Robbach Ma’shum yang berhasil membangun desa dan menata kota. Pondasi yang sudah kokoh tersebut, wajib dilanjutkan untuk mensejahterakan masyarakat Gresik.
“PKB memiliki kader yang bagus dan layak memimpin Gresik. Sudah waktunya, kita wajib memenangkan kader PKB untuk menjadi Bupati Gresik tahun ini,”tegasnya.
Dukungan penuh juga diberikan oleh caleg terpilih PKB DPRD Gresik, Dimas Setio Wicaksono yang melakukan pendampingan dan bergerak untuk memenangkan bacabup Syahrul Munir.
“Baliho bacabup Syahrul Munir di banyak titik sudah saya pasang untuk mensosialisasikan. Di akar rumput, saya juga akan bergerak dan berkoordinasi dengan PAC PKB Kebomas maupun PAC PKB Gresik,”tegas dia.
Sementara itu, bacabup Gresik Syahrul Munir salut dengan kekompakan PAC PKB Kebomas yang berjanji all out memenangkannya dalam Pilkada Gresik 2024. Menurutnya, aspirasi dari PAC Kebomas masuk dalam program prioritas di Gresik Mentas.
“Penertiban parkir, pengangguran maupun pemberdayaan UMKM sudah masuk dalam program prioritas Gresik Mentas. Kita bareng-bareng membangun Gresik,” kata pria asal Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar tersebut
