INFOGRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Sosial (Dinsos) telah membangun dapur umum di Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng untuk memasak makanan dan membagikannya ke warga terdampak banjir akibat luapan sungai Kali Lamong.
Tak hanya itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik juga telah menyalurkan bahan-bahan pokok dan lauk pauk untuk dapur mandiri yang dibuat Pemerintah Desa.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik, dr. Ummi Khoiroh, mengatakan pihaknya sudah mengoperasikan dapur umum sejak Selasa (26/2/2025) dan telah membagikan ribuan nasi bungkus ke warga yang terdampak banjir di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng.
“Untuk 1 kali masak bisa membuat 600-700 porsi nasi bungkus,” kata dr. Ummi kepada Infogresik, Rabu (27/2/2025).
Dokter Ummi juga tak menepis bila jumlah yang dibutuhkan masih belum bisa mencakup semuanya. Karenanya, Dinsos Gresik hingga saat ini sedang menambah pasukan untuk memproduksi makanan lebih banyak lagi.
“Beberapa desa sudah ada yang membentuk dapur umum mandiri untuk suplay tambahan sehingga saling melengkapi,” jelasnya.
Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang, menyebut bahwa saat ini banjir luapan sungai Kali Lamong mulai bergeser ke sejumlah desa di Kecamatan Benjeng dan Cerme.
“Beberapa jalan desa di Kecamatan Balongpanggang mulai berangsur-angsur surut. Sekarang banjir melanda wilayah Benjeng dan Cerme,” ungkapnya.
Selain melakukan pendataan, lanjut Miko, BPBD Gresik juga aktif membantu mengevakuasi warga dan mendistribusikan makanan. “Mudah-mudahan banjir segera surut,” ucapnya.
