INFOGRESIK – Serangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) telah dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik. Terbaru, dalam momentum bulan Ramadan, DLH mengajak warga untuk ‘puasa’ atau mengurangi sampah.
Dengan menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kab. Gresik, DLH meluncurkan program Ramadan Minim Sampah di Masjid Agung Sunan Malik Ibrahim dan Masjid KH. Ahmad Dahlan, Rabu (5/3/2025).
Puluhan orang tampak antusias mengikuti kegiatan menjelang berbuka puasa tersebut. Adapun peserta yang hadir terdiri dari PC DMI Kec. Kebomas, Gresik, Manyar, Duduksampeyan, Benjeng, Cerme dan masyarakat umum.
Kepala DLH Gresik, Sei Subaidah, mengatakan sengaja menggandeng DMI lantaran pada bulan Ramadan, masjid menjadi tempat berkumpulnya umat Islam untuk menjalankan ibadah. Sehingga seringkali ada penumpukan sampah.
“Kami mengajak semua untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam kegiatan di masjid, seperti pas bagi-bagi takjil,” kata Subaidah usai kegiatan.
Terkait pengurangan sampah plastik, lanjut Subaidah, sudah tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gresik Nomor 143-3/2021, yang berisi tentang pengurangan penggunaan kemasan plastik sekali pakai (PSP) yang tidak ramah lingkungan. Peraturan ini menegaskan ketentuan-ketentuan terkait sanksi administratif dan pidana bagi pelanggar, serta larangan-larangan yang harus dipatuhi oleh masyarakat.
“Untuk itu dalam kegiatan ini kami lakukan pembagian tas guna ulang yang berisi tanaman dan pupuk kepada peserta,” jelasnya.
Dia berharap, program Ramadan Minim Sampah tak hanya berhenti saat bulan Ramadan saja, tetapi bisa berlanjut pada bulan-bulan lainnya.
“Harapan kami, tas bisa digunakan untuk mengurangi penggunaan plastik atau tas kresek, tanaman serta pupuk bisa ditanam dan dirawat supaya bisa menjaga kelestarian lingkungan kita,” pesan Subaidah.
