INFOGRESIK – Maraknya kasus penipuan dan investasi bodong di Kabupaten Gresik membuat Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Gresik, Thoriq Majiddanor, prihatin.
Berdasarkan hal itu, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem itu pun membuka Rumah Aspirasi di belakang Kantor Nasdem Gresik, Jl. Dr Wahidin Sudiro Husodo, untuk menerima aduan dari masyarakat yang menjadi korban investasi bodong di Kota Pudak.
“Para korban bisa berkoordinasi dengan tim yang sudah kami persiapkan. Bila diperlukan nanti kami juga siapkan tim bantuan hukum,” ungkap pria yang akrab disapa Jiddan usai Sosialisasi 4 Pilar di Kantor Nasdem, Minggu (23/2/2025).
Jiddan menyampaikan bahwa pengaruh negatif budaya ‘flexing’ atau pamer kekayaan yang sering ditampilkan para influencer menjadi salah satu faktor yang mendorong maraknya kasus penipuan di masyarakat.
“Orang sekarang tidak malu lagi menipu tetangganya sendiri, teman dekatnya, demi terlihat kaya. Ini sudah banyak terjadi di Gresik,” ucapnya.
Sebagai langkah pencegahan, Jiddan menegaskan bahwa informasi terkait perkembangan kasus di pusat akan terus disampaikan ke daerah, termasuk di Gresik, agar masyarakat lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang semakin berkembang.
“Kami juga membuka kanal pengaduan, bagi masyarakat yang menjadi korban, silahkan datang ke kantor kami, akan kami bantu,” jelasnya.
Selain itu, Jiddan mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya modus penipuan baru yang semakin canggih. Ia menyebut bahwa kini banyak pelaku kejahatan yang menyamar sebagai petugas PLN, Telkom, hingga pajak dengan membawa data lengkap calon korban.
“Di tingkat pusat muncul modus baru lagi. Banyak yang menyamar sebagai petugas pajak, Telkom, atau PLN, tapi mereka punya data kita lengkap. Mereka tahu kita ngapain aja. Ini bahaya sekali,” kata Jiddan.
Menurutnya, kebocoran data menjadi ancaman serius karena dapat dimanfaatkan oleh para pelaku penipuan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya literasi keuangan dan digital yang lebih up-to-date agar masyarakat tidak mudah tertipu.
“Kami mendukung Polres Gresik untuk menindak tegas pelaku penipuan dan investasi bodong,” tegasnya.
