INFOGRESIK – Kecelakaan maut yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Legundi, tepatnya di depan SDN Krikilan 3, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat peristiwa ini, seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat kendaraan truk tronton bernomor polisi L 8346 UU yang dikemudikan oleh Purnomo (34), warga Rembang, melaju dari arah timur menuju barat.
“Sesampainya di TKP, truk tersebut mengalami rem blong sehingga menabrak sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi AG 3755 KCT yang dikendarai oleh Wahyu Riko Indrawan,” ujar Kompol Musihram dalam laporannya.
Benturan keras tersebut menyebabkan sepeda motor korban terdorong hingga menabrak truk boks di depannya yang dikemudikan oleh Galih Teguh Saputro.
Baca juga: Tabrakan Dua Motor di Rel Kereta Api Cerme, Korban Alami Luka di Kepala
Truk boks tersebut kemudian kembali menabrak kendaraan lain, yakni sebuah truk tronton bernomor polisi S 8246 ND yang dikemudikan oleh Mujiono.
Tragisnya, pengendara sepeda motor Wahyu Riko Indrawan (25), seorang mahasiswa asal Kenjeran, Surabaya, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Korban tewas setelah terhimpit di antara truk tronton milik Purnomo dan truk boks milik Galih Teguh.
“Korban meninggal dunia satu orang karena terhimpit kendaraan. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RS Anwar Medika, Balongbendo, Sidoarjo, untuk mendapatkan visum et repertum,” tambah Kapolsek.
Selain satu korban jiwa, dua orang dilaporkan mengalami luka ringan (LR), yakni pengemudi truk boks Galih Teguh Saputro dan kernetnya, Udin. Sementara itu, kerugian material akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai Rp25.000.000.

Berdasarkan hasil olah TKP awal, pihak kepolisian menduga kecelakaan disebabkan oleh kurangnya kehati-hatian pengemudi truk tronton, Purnomo, terutama terkait kondisi fungsi pengereman kendaraan.
Petugas dari Unit Lantas Polsek Driyorejo bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik telah mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi guna penyelidikan lebih lanjut.
