INFOGRESIK – Kecelakaan antara Kereta Api Jenggala dan truk trailer bermuatan log kayu di perlintasan rel km 7+600 atau Jalan Perlintasan Langsung (JPL) 11 di Jalan Darmo Sugondo, Kelurahan Tenggulunan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, membuat satu orang tewas dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.
Kedua orang tersebut yakni, Abdillah Ramdan selaku asisten masinis KA Jenggala yang tewas saat dievakuasi ke RS Semen Gresik, diduga karena pendarahan pada organ dalam. Sementara Purwo Pranoto selaku masinis, mengalami luka-luka dan sedang dalam perawatan.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan ini terjadi pada Selasa (8/4/2025) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat kejadian, truk trailer yang dikemudikan Majuri (60) asal Kabupaten Lamongan, sedang melaju di perlintasan kereta api. Namun di saat bersamaan, melintas KA Jenggala dari Stasiun Indro menuju Stasiun Kandangan Surabaya.
Karena jarak sudah berdekatan, kecelakaan pun tak dapat dihindari. Bagian depan KA Jenggala menabrak bagian tengah truk bermuatan log kayu tersebut. Akibatnya, kepala commuter line ini ringsek dan membuat masinis dan asisten masinis terjepit.
Kapolsek Kebomas Kompol Gatot mengatakan, ada dua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Dia menambahkan, saat kecelakaan, kondisi kedua korban terjepit kayu.
“Ketika diperiksa di RS Semen Gresik, satu korban bernama Abdillah Ramdan asisten masinis meninggal dunia, sedangkan korban Purwo Pranoto Masinis alami luka berat,” ucapnya.
Camat Kebomas Tri Joko Efendi menyampaikan, bahwa rel perlintasan yang menghubungkan Kelurahan Tenggulunan dengan Desa Karangkiring sudah ada palang pintunya. “Namun hingga saat ini belum ada penjaganya,” ujarnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tabrakan KA Jenggala dengan truk trailer di Kelurahan Tenggulunan Kebomas membuat warga dan pengendara yang melintas heboh.
Salah satu warga bernama Vivi menyampaikan, bahwa akibat kejadian kecelakaan ini beberapa orang mengalami luka-luka.
“Tadi masinis kejepit namun sudah ditolong warga, dipotong pakai grenda. Posisi setelah diselamatkan pingsan, lalu dibawa pakai mobil warga ke rumah sakit,” kata Vivi kepada Infogresik.
