INFOGRESIK – Nasib naas dialami seorang pelajar di Kabupaten Gresik bernama MRZ (16). Saat hendak mengisi bensin, tepatnya di depan Kantor BPJS Kesehatan Gresik, Jalan dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, ia justru dikeroyok sekelompok orang tak dikenal dan ponselnya dirampas.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian pengeroyokan terhadap pelajar asal Banjarsari, Cerme ini terjadi pada Minggu (11/8/2024) sekitar pukul 3.40 WIB.
Awalnya, MRZ dan teman-temannya sedang mengecat jalan perumahan untuk Agustus-an. Usai mengecat, di rumah ada motor yang kehabisan bensin. MRZ meminta bantuan dua orang temannya KRO (15) dan DM (16) mendorong motornya ke SPBU sebelum tol Bunder.
Saat melintasi Terminal Bunder, MRZ dan kedua temannya berpapasan dengan sekelompok orang. Namun tak mereka hiraukan dan tetap melanjutkan ke SPBU Bunder. Sesampainya di depan Kantor BPJS Kesehatan Gresik, tiga pelajar itu dihentikan sekelompok orang tak dikenal dan langsung melakukan pengeroyokan.
“Adik saya kena bacok dan dipukuli. Sementara dua temannya bisa melarikan diri,” ungkap Ulfa, kakak dari MRZ kepada Infogresik, Rabu (14/8/2024).
Dia menambahkan, orang yang melakukan pengeroyokan semuanya memakai penutup wajah. Hanya terlihat matanya. “Awalnya yang mengeroyok 9 orang. Lalu pas adik saya sudah terluka datang lagi kawan-kawannya. Akhirnya adik saya lari meninggalkan sepeda motornya,” jelas Ulfa.
Ulfa melanjutkan, selain mendapat luka bacok dan luka di kepala, MRZ juga kehilangan ponsel merk OPPO A17 dan hoodie.
Keluarga korban sudah melakukan laporan ke Polsek Kebomas. Pihak kepolisian sudah menunjukkan rekaman CCTV-nya. “Kalau keluar malam, warga Gresik harap lebih berhati-hati,” tutup Ulfa.
