INFOGRESIK – Sebuah toko milik warga bernama Bapak Mufid di Dusun Tanjung Rejo, Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, ludes dilahap si jago merah pada Minggu (5/4/2026) pagi. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik di dalam bangunan.
Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, informasi kebakaran diterima melalui Command Center pada pukul 08.39 WIB. Petugas dari Pos Damkar Dukun langsung dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.08 WIB untuk melakukan pemadaman.
Kebakaran bermula saat pemilik toko, Bapak Mufid, mendapati adanya korsleting listrik. Dalam waktu singkat, api berkobar besar karena di dalam toko tersimpan berbagai bahan yang mudah terbakar.
“Awal mula kejadian informasi dari bapak Mufid adanya korsleting listrik di toko tersebut. Tiba-tiba api berkobar sangat besar dikarenakan adanya bahan-bahan mudah terbakar seperti solar, plastik, jaring, dll,” tulis Perwira Piket, Bakti Darmawan, dalam laporannya.
Baca juga: Niat Berkunjung Berujung Macet di Portal, Mobil Warga Gresik Berhasil Dievakuasi Tim Rescue Damkarla
Dalam kondisi panik, pemilik toko segera menghubungi Command Center yang kemudian diteruskan kepada petugas Damkar. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan size up dan memulai proses pemadaman.
Meskipun kobaran api cukup besar, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, bangunan toko beserta seluruh isinya mengalami kerusakan parah dengan taksiran kerugian materiil yang cukup besar.
“Kerugian ditaksir kurang lebih 500jt. Korban jiwa/luka nihil,” ungkapnya.
Proses pemadaman dan pembasahan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 11.24 WIB. Dalam penanganan ini, Dinas Damkar mengerahkan satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai.
Selain itu, unsur lain yang turut terlibat di lapangan meliputi personel Polsek Ujungpangkah dan petugas PLN untuk mengamankan jaringan listrik.
Insiden ini tercatat sebagai kejadian kebakaran kedua yang ditangani Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Gresik sepanjang April 2026.
