INFOGRESIK – Kecelakaan laut menimpa perahu nelayan “AL PUTRA” di perairan Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Sabtu (24/1/2026) dini hari. Perahu yang mengangkut lima Anak Buah Kapal (ABK) tersebut terbalik setelah menabrak potongan kayu bagan di tengah cuaca ekstrem.
Kasat Polair Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita melalui Kasi Humas Polres Gresik Iptu Hepi Muslih Riza menjelaskan, peristiwa bermula saat perahu berangkat dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dusun Kalingapuri, Desa Pangkahkulon, menuju TPI Desa Campurejo pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
“Pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, saat melintas di perairan Banyuurip, cuaca ekstrem menyebabkan perahu hilang kendali. Perahu kemudian menabrak potongan kayu bagan hingga akhirnya terbalik dan karam,” ujar Iptu Hepi, Minggu (25/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, lima ABK sempat terombang-ambing di laut. Beruntung, sekitar pukul 04.00 WIB mereka berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat bernama Salam. Para korban kemudian dipindahkan ke perahu “KIRAN” milik nelayan lain untuk dibawa ke daratan.
Baca juga: Perahu Nelayan Bawean Tenggelam Usai Diterjang Ombak, 1 Meninggal dan 1 Orang Hilang
Seluruh ABK berhasil dievakuasi ke TPI Campurejo sekitar pukul 09.30 WIB dalam kondisi selamat dan sehat. Kelima ABK tersebut masing-masing bernama Khoirul Fatah (43), Andi Putra (25), Fafan Kholikul Deni (26), Muhammad Alimin (35), dan Gunardi (43).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian materiil cukup besar. Pemilik perahu, Mohammad Kunjali (35), warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp45 juta akibat kerusakan berat pada unit perahunya.
“Personel gabungan dari Sat Polairud Polres Gresik, TNI AL, Polsek Ujungpangkah, Polsek Panceng, serta Koramil Panceng telah dikerahkan untuk membantu pengamanan evakuasi dan melakukan olah TKP,” kata Iptu Hepi.
Pihak kepolisian mengimbau para nelayan agar selalu waspada serta memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum melaut, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
