INFOGRESIK – Dalam sepekan terakhir banyak masyarakat Gresik yang melapor ke Infogresik terkait maraknya truk besar melintas di ruas jalan kawasan perkotaan. Padahal sudah ada rambu-rambu larangan.
Kondisi tersebut dianggap membahayakan pengendara lainnya seperti di sepanjang Jalan dr. Wahidin Sudirohusodo. Bahkan, beberapa hari lalu ada truk kontainer yang menabrak kabel di perempatan Kebomas, Gresik.
Akun Instagram @ributricuh menunjukan aktivitas truk besar yang bebas melaju di jalan perkotaan Gresik dengan tenang. Baik pada siang maupun malam hari.
“Ketemu lagi, padahal masih jam 18.40 WIB loh,” tulisnya dalam postingan video, Sabtu (7/12/2024).
Senada, salah satu warga Saiid Al Husain mengatakan hampir setiap hari ada kendaraan besar yang melintas di wilayah perkotaan. Terutama pada waktu zuhur sampai asar.
“Iku truk gede-gede. Soale iku dalananku moleh bendino. Kog iso dijarno lewat. Bukane gak oleh. Antara wol wol gak iso moco google maps. Ambek pura-pura wol wol,” tulis akun Instagram @saiidhusain_saida ini.
“Yo iku min mosok jam 6 pagi truk besar udah berseliweran di lampu merah Kebomas. Itu jam padat lho, banyak anak sekolah rawan. Berasa di Kalianak (Surabaya, red). Siang jam 12 pun begitu. Truk e sopo iku min?,” tambah Julie Julia melalui akun Instagram @yulia_khusna.
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Gresik Muhammad Nugroho menyampaikan, pihaknya sudah sering melakukan patroli. Hanya saja masih banyak sopir yang membandel.
“Kita ada kegiatan patroli. Kalau ketemu sering juga langsung menegor dan memberi himbauan,” ungkapnya.
Tak sampai di situ, Dishub Gresik juga sudah mengirimi surat imbauan kepada para pengusaha angkutan. Termasuk ada juga rambu-rambu larangan melintas area perkotaan bagi kendaraan besar.
“Kita akan segera berkoordinasi secepatnya dengan Satlantas Polres Gresik agar ada tindakan tegas,” ucap Nugroho.
