INFOGRESIK – Sebuah video berisikan pengundian hadiah sepeda motor saat kegiatan jalan sehat di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik viral di media sosial (medsos).
Dalam video berdurasi 27 detik itu menarasikan tudingan adanya kecurangan dalam pengundian hadiah dengan tulisan ‘Randuagung Darurat, Kelakuan Kepala Desa Randuagung dalam mengundi hadiah utama sepeda motor Beat’. Bahkan, video kegiatan pada Minggu (2/9/2024) sudah diedit dengan memberikan tambahan lingkaran pada bagian tangan Kepala Desa.
Menanggapi hal itu, Kepala Desa Randuagung Khambali mengatakan, tudingan kecurangan tersebut merupakan fitnah. Hal ini lantaran saat pengundian kupon disaksikan ribuan peserta jalan sehat.
“Saat pengundian hadiah utama disaksikan seluruh warga desa, dan pihak desa tidak tahu menahu terkait siapa yang dapat hadiah utama sebelum pengundian,” ujar Khambali, Senin (2/9/2024).
Dia memastikan, video tersebut adalah fitnah dan pencemaran nama baik. Pihak desa meminta agar perekam video, pengedit video, dan pengunggah video bisa klarifikasi mendatangi balai desa untuk menjelaskan maksud dan tujuan dari hal ini.
“Kita sudah mengantongi siapa saja yang mengunggah video ini ke media sosial, dan sesegera mungkin meminta pihak yang terlibat bisa klarifikasi ke balai desa untuk diselesaikan secara kekeluargaan” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan Khambali, ada 10.000 kupon yang dibagikan dengan hadiah utama sepeda motor. Kegiatan ini merupakan kegiatan tiap tahun dan merupakan puncak acara, yang diikuti oleh seluruh warga desa Randuagung. Turut hadir Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik, dan tamu undangan lainnya.
“Semua video yang disebar sudah ada unsur unsur pidana terkait ITE, dan kalau tidak memberikan klarifikasi, pihak desa tidak segan akan melaporkan ke pihak berwajib” tegasnya.
