INFOGRESIK – Pengerjaan perbaikan jalan di Jembatan Tanggok, Manyar, oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali memicu kemacetan panjang hingga 10 kilometer pada Jumat (14/8/2026). Kemacetan mengular mulai dari depan Gapura Desa Indrodelik, Kecamatan Bungah, hingga Balai Desa Banyutami, Kecamatan Manyar.
Dampak kemacetan yang berlangsung berjam-jam tersebut memicu gelombang keluhan dari para pengguna jalan. Salah satu pengguna Instagram dengan akun @khoircuuuuut meluapkan kekesalannya kepada Infogresik.
“Iki gak nemen tok, tapi kenemenen macet e (Ini tidak sekadar parah, tapi sudah keterlaluan macetnya),” tulisnya.
Baca juga: 10 Tiang Listrik di Jalan Raya Manyar Gresik Roboh Timpa Kendaraan, Arus Lalu Lintas Kini Normal
Keluhan senada disampaikan akun @sukasukatitin yang menyoroti buruknya koordinasi petugas di lokasi. Ia menceritakan kronologi saat kendaraannya terjebak di tengah jembatan akibat ketidakjelasan instruksi dari petugas pengatur lalu lintas.
“Padahal sudah lolos dari cegatan petugas yang di bawah jembatan dari arah selatan. Tiba-tiba dicegat sama petugas di dekat jalan yang diaspal karena mau ngelewatin alat beratnya. Tapi ternyata petugas yang sebelah utara buka jalan, akhirnya banyak mobil masuk. Padahal posisi dari arah selatan masih nyantol,” tulisnya.
Ia menambahkan, ketidakselarasan koordinasi tersebut membuat pengendara justru menjadi sasaran omelan petugas lapangan.
“Pas udah ditata, malah petugas yang ngaspal di tengah jembatan ngomel-ngomel ke kita. Padahal kita udah sesuai instruksi petugasnya dan nahan gak lawan arah biar nggak tambah macet. Mereka yang misskom, kita yang bingung, kita yang diomel. Aneh banget,” keluhnya.
Menanggapi keluhan masyarakat, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.3 BBPJN Jawa Timur-Bali, Yudi Dwi Prasetya, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menjelaskan bahwa perbaikan yang dilakukan berupa pengaspalan jalan sepanjang 40 meter.
Baca juga: Efek Macet Exit Tol Manyar, Perjalanan Ujungpangkah ke Alun-alun Gresik Setara Gresik ke Malang
“Mohon maaf, kemarin sudah kami minta pelaksana lapangan untuk berkoordinasi dengan Satlantas Polres Gresik. Informasi dari lapangan, saat ini sudah memasuki tahap pemadatan terakhir dan bisa dibuka kembali untuk lalu lintas. Pengerjaan hanya dilakukan hari ini,” jelas Yudi.
“Sudah kami tegur pelaksana proyeknya agar kemacetan seperti di Tambak Ombo tidak terulang,” tambahnya.
Dari pantauan di lokasi, pengerjaan perbaikan jalan di Jembatan Tanggok telah selesai. Arus lalu lintas yang sempat tersendat panjang pun mulai berangsur terurai.
