INFOGRESIK – Bakso Pojok di Kelurahan Tlogopojok, Kabupaten Gresik, berhasil mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu kuliner legendaris sejak 1987. Mengandalkan kuah gurih dan bakso bertekstur kenyal, warung ini tetap menjadi favorit masyarakat, terutama mereka yang tumbuh pada era 1980-an hingga 1990-an.
Selama hampir empat dekade, cita rasa Bakso Pojok dikenal konsisten. Resep warisan keluarga yang terus dipertahankan menjadi kunci utama menjaga kepercayaan pelanggan lintas generasi.
Pemilik Bakso Pojok mengatakan, hingga kini racikan yang digunakan masih sama seperti saat pertama kali usaha tersebut dirintis.
Baca juga: Menikmati Kare Ayam Pelabuhan Gresik, Kuliner Legendaris Sejak 1972
“Sejak dulu resep kami tetap dipertahankan. Alhamdulillah pelanggan masih banyak yang datang, bahkan ada yang sudah langganan sejak kecil,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).
Saat ini, satu porsi bakso lengkap dibanderol seharga Rp18 ribu. Harga yang relatif terjangkau membuat pelanggan dari berbagai kalangan tetap datang, baik untuk menikmati semangkuk bakso maupun bernostalgia dengan cita rasa yang tak berubah.
Salah seorang pelanggan setia, Ricke Mayumi, mengaku telah menikmati Bakso Pojok sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menurutnya, rasa bakso tersebut tetap sama seperti yang ia kenal puluhan tahun lalu.

“Rasanya masih tetap otentik seperti dulu. Kuahnya gurih dan baksonya terasa dagingnya. Makanya saya sering kembali ke sini,” tuturnya.
Ketahanan usaha kuliner ini juga mendapat apresiasi dari anggota DPRD Gresik yang dikenal sebagai Srikandi UMKM. Menurutnya, konsistensi dalam menjaga kualitas merupakan faktor utama yang membuat sebuah usaha mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan kuliner.
“Kualitas dan cita rasa membuat pelanggan tetap ingin bernostalgia ke bakso ini,” ungkapnya.
