INFOGRESIK – Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif memberikan pesan mendalam saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinar Giri Kedaton di Perum Taman Bungah Indah, Desa Kisik, Kecamatan Bungah, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, dr. Alif menekankan bahwa SPPG bukan sekadar dapur umum, melainkan garda terdepan dalam mencetak generasi cerdas. Sebagai seorang dokter, ia meminta para ahli gizi di SPPG Sinar Giri Kedaton bekerja secara presisi.
Ia menegaskan bahwa setiap porsi makanan yang disajikan harus memenuhi standar kesehatan yang baku.
“Ahli gizi harus memastikan komposisi yang diberikan seimbang antara karbohidrat, protein, hingga vitamin. Tidak boleh asal kenyang, tapi harus bergizi. Termasuk kualitas bahan yang masuk harus benar-benar diperhatikan,” tegas dr. Alif.
Baca juga: Peringati Hari Gizi, SPPG Sidomulyo Gresik Perkuat Program MBG Lewat Menu Kreatif
Wabup juga mendorong agar SPPG tidak bekerja secara eksklusif. Ia meminta adanya kolaborasi dengan unit ekonomi desa serta pihak sekolah sebagai penerima manfaat utama.
“Saya mendorong SPPG untuk berkolaborasi dengan Kopdes Merah Putih. Komunikasi dengan kepala sekolah penerima manfaat juga harus terjalin intensif agar program ini tepat sasaran,” ungkapnya.
Selain pemenuhan gizi, dr. Alif juga melihat potensi SPPG sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan satu unit SPPG dapat menyerap hingga 50 tenaga kerja.
“Kami harap angka pengangguran di Gresik bisa berkurang secara signifikan,” ucapnya.
Baca juga: Mediasi Buntu, Sidang Gugatan Rp18 Miliar SPPG di Gresik Berlanjut ke Meja Hijau
Pesan tersebut selaras dengan misi besar Presiden Prabowo Subianto melalui program Astacita. Mitra SPPG, Yuyun Wahyudi, menyatakan siap menjalankan instruksi tersebut.
“Kami mendukung penuh arahan Wabup. Kehadiran yayasan Santri Melek Industri di sini adalah untuk memastikan visi besar pemerintah pusat dan daerah ini terlaksana dengan baik di lapangan,” terang anggota DPRD Gresik tersebut.
