INFOGRESIK – Dua kebakaran hebat melanda dua tempat di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, yakni di Jl. Kyai. H. Syafi’i, Desa Pongangan dan Jl. Satelit 1 No.18, Desa Manyarejo. Akibatnya rumah, warung hingga sepeda motor ludes dilahap si jago merah.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran di Jl. Kyai. H. Syafi’i, Desa Pongangan terjadi pada Jumat (7/2/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.
Bermula saat Zunaedy, selaku pemilik Toko Sembako Kharisma sedang mengetap bensin sepeda motor Megapro dengan kunci kontak pada posisi ON.
Pria asal Kabupaten Sumenep, Madura itu tidak menyadari adanya konsleting kabel yang menyebabkan percikan api dan menyulut ke bensin. Setelahnya, api pun membesar dan membakar rumah dan toko.
Panik melihat api semakin membesar, Zubaedy meminta tolong kepada Niko untuk menghubungi Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik.
Kepala Damkarla Gresik Suyono menyampaikan pihaknya langsung mengirimkan tim dan mobil pemadam ke lokasi. Api berhasil dipadamkan pada pukul 19.07 WIB.
“Penyebab kebakaran karena ada konsleting listrik sepeda motor hingga membakar rumah dan toko sembako serta 1 unit sepeda motor Megapro yang sedang terparkir didalamnya,” kata Yono.
Selang sehari, Sabtu (8/2/2025) sekitar pukul 11.00 WIB terjadi kebakaran di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, yang menghanguskan tiga warung.

Api pertama kali diketahui salah satu warga bernama Aziz. Dia kemudian langsung melaporkan ke Call Center Damkarla Gresik.
Dari pengakuan pemilik, Joko Suyanto, warung tutup pukul 06.00 WIB. Awal mula kebakaran diduga dari konsleting listrik di warung kopi. Api kemudian mulai membesar dan membakar ke warung makan dan warung sembako.
“Dengan dibantu mobil pemadam dari PT Maspion, kami berhasil memadamkan api pada pukul 13.00 WIB atau dua jam,” terang Yono, Sabtu (8/2/2025).
Akibat dari kebakaran tersebut, kerugian ditaksir puluhan juta.
