INFOGRESIK – Kebakaran sepeda motor milik tukang AC asal Waru Sidoarjo di dekat Alun-alun Gresik, tepatnya di depan Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gresik, Jl. Pahlawan No.1 Gapuro Sukolilo Kec. Gresik ternyata disebabkan konselting kabel karbulator.
Hal itu diketahui usai petugas Polsek Gresik Kota mendatangi lokasi kebakaran dan mengintrogasi korban bernama Ade Firmansya (21) alamat Kelurahan Pabean, Kec. Sedati, Kabupaten Sidoarjo.
Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto ketika dikonfirmasi Infogresik menyampaikan kebakaran sepeda motor Honda Supra Fit tahun 2006 Nopol: W-5474-WA terjadi pada Selasa (17/12/2024) sekitar pukul 15.30 WIB
“Diduga sepeda motor terbakar akibat konselting kabel karbulator kondisi basah pada waktu menyala,” ujar Suharto.
BACA JUGA: Diduga Konslet, Sepeda Motor Tukang AC Asal Sidoarjo Terbakar di Depan BNN Gresik
Suharto memastikan tidak ada korban dari peristiwa kebakaran yang berlangsung singkat ini. “Hanya kerugian materiil sebesar Rp3,5 juta,” tegasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah sepeda motor merek Honda Supra Fit Selasa (17/12/2024) sore diduga mengalami konslet dan terbakar di dekat Alun-alun Gresik.
Kejadian bermula saat kendaraan operasional milik kantor servis AC asal Waru Kabupaten Sidoarjo mendadak mogok di depan Kantor BNN Gresik.
Saat coba dihidupkan dengan cara di stater, tiba-tiba ada percikan api di bagian setir sepeda motor. Api kemudian membesar dan menghanguskan hampir separuh bodi kendaraan.
“Tadi korban cerita kalau habis bersihkan AC di kawasan Pelabuhan Gresik. Saat hendak pulang tiba-tiba motor mogok dan terbakar,” ujar Petugas Kesehatan Tradisional Puskesmas Alun Alun Gresik Neneng Rahayu usai berbincang dengan kedua korban.
Beruntung saat kejadian Ari dan Edi langsung menyiram sepeda motor yang terbakar dengan air sisa membersihkan AC sehingga tidak sampai menghanguskan seluruh bagian kendaraan.
“Api bisa padam usai disiram air sisa AC. Kedua korban juga tidak mengalami luka-luka. Hanya mereka terlihat kaget,” terang Neneng.
Lebih lanjut, dikarenakan kendaraan sepeda motor sudah tidak bisa dipakai untuk pulang. Kedua korban kemudian akhirnya menghubungi tempat kerjanya.
“Tadi sudah saya kasih minum biar gak kaget. Ini mereka nunggu dijemput sama kantornya,” kata Neneng.
