INFOGRESIK – Sebuah insiden kecelakaan air terjadi di penyeberangan perahu tambangan Desa Wringinanom, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Sebuah sepeda motor jenis Honda Supra X 125 terjatuh ke dasar sungai setelah pemiliknya tak sengaja menarik tuas gas saat berada di atas perahu.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (4/5/2026) subuh. Namun, proses pencarian oleh petugas gabungan baru dilakukan pada Kamis (7/5/2026) setelah adanya laporan resmi dari pihak pemerintah desa.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik Suyono melalui Perwira Piket Rizal S. Nugroho menjelaskan, kejadian bermula saat korban hendak berangkat kerja menuju Balongbendo.
“Saat berada di atas perahu, posisi mesin motor tidak dimatikan. Korban kemudian hendak mengambil rokok yang terjatuh, namun tanpa sadar menarik tuas gas sehingga motor beserta korban tercebur ke sungai,” ujar Rizal, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: Diduga Bunuh Diri, Ibu Rumah Tangga di Driyorejo Nekat Loncat dari Perahu ke Sungai Kalimas
Beruntung, korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian sungai setelah mendapat bantuan dari pemilik perahu tambangan. Namun, sepeda motor miliknya langsung tenggelam dan terbawa arus.
Warga bersama kru perahu sempat melakukan pencarian secara mandiri dengan menyisir area sekitar menggunakan galah dan penyelaman tradisional. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Kepala Desa Sembung, Bu Deni, kemudian menghubungi Call Center 112 untuk meminta bantuan evakuasi. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Damkarla Pos Driyorejo bersama BPBD Kabupaten Gresik diterjunkan ke lokasi dengan membawa satu unit mobil Panther Rescue.
Petugas mulai melakukan penyisiran sejak pukul 08.52 WIB hingga siang hari. Namun, proses pencarian terkendala derasnya arus bawah sungai dan kedalaman air yang mencapai lebih dari empat meter.
Baca juga: Mengenal Warkop Makju, Legenda Kopi Gresik Utara yang Cita Rasanya Sampai ke Tanah Suci
“Tim mengalami kesulitan karena rentang waktu antara kejadian dan laporan cukup lama. Selain itu, arus bawah sungai sangat deras,” tambah Rizal.
Setelah berkoordinasi dengan keluarga korban dan perangkat desa setempat, pencarian selanjutnya disepakati dilakukan secara mandiri oleh pihak keluarga dan pengelola tambangan Desa Wringinanom.
Dari informasi yang dihimpun, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut, namun kerugian materiil berupa satu unit sepeda motor belum berhasil ditemukan. Kejadian ini tercatat sebagai aksi rescue ke-29 yang ditangani Damkarla Gresik sepanjang bulan Mei 2026.
