INFOGRESIK – Sebuah rumah produksi kopra milik warga bernama Suyitno di Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, mengalami kebakaran pada Rabu (18/3/2026) malam. Insiden ini diduga dipicu kelalaian karyawan yang membakar sampah di area lokasi.
Peristiwa bermula sekitar pukul 21.00 WIB saat seorang karyawan tengah membersihkan area rumah produksi. Ia berinisiatif membakar tumpukan sampah, namun api justru merembet ke tumpukan batok kelapa kering di sekitarnya. Material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan meluas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, Suyono, melalui Perwira Piket Bakti Darmawan, mengungkapkan bahwa laporan diterima pada pukul 21.08 WIB.
“Personel dari Pos Driyorejo langsung menuju lokasi dengan alat pelindung diri (APD) lengkap dan tiba pada pukul 21.29 WIB,” ujarnya dalam laporan tertulis.
Baca juga: Percikan Api dari Oven Pelet Picu Kebakaran Gudang Penggilingan Padi di Balongpanggang
Satu unit mobil pemadam dan satu unit supply dikerahkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk relawan PMK GAMA, PLN Kabupaten Gresik, serta pengamanan dari Polsek Wringinanom.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Pemilik usaha segera menghubungi layanan darurat 112 saat api mulai tak terkendali, sehingga penanganan cepat dilakukan sebelum merembet ke bangunan utama.
Petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 22.49 WIB. Meski sempat menimbulkan kepanikan warga, kerugian material ditaksir nihil karena api cepat dilokalisir.
Kejadian ini menambah catatan kebakaran di Kabupaten Gresik menjadi tiga kasus sepanjang Maret 2026, di samping 65 kejadian rescue yang telah ditangani tim Damkarla dalam periode yang sama.
