INFOGRESIK – Komitmen Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik dalam memberikan pelayanan terus meningkat. Terbukti, meski sedang libur lebaran, namun layanan tetap dibuka.
Seperti yang terlihat pada Senin (7/4/2025) pagi. Beberapa warga tampak mendatangi Kantor BPN Gresik di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.234, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, untuk mengurus ataupun mengambil dokumen yang sudah selesai.
Inovasi bernama Pelayanan Sehati atau Sertifikat Hak Atas Tanah Hari Raya Idul Fitri yang buka pada 2-4 April 2025 dan 7 April 2025 ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama warga yang mudik dan baru sempat mengurus keperluan pertanahannya. Mulai layanan informasi dan konsultasi pertanahan, plotting KW 4, KW 5, KW 6, penerimaan berkas layanan pertanahan, dan penyerahan produk layanan yang diajukan oleh pemilik secara langsung tanpa melalui kuasa.
Salah satu pemohon, Eka Febiyanti, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan selama libur lebaran. Warga Menganti yang kini berdomisili di Bogor itu memanfaatkan momen mudik untuk mengurus keperluan pertanahan yang selama ini tertunda.
“Mumpung mudik, jadi kami maksimalkan layanan ini,” ujar Eka ditemui di Kantor BPN Gresik, Senin (7/4/2025).
Kepala BPN Gresik, Kamaruddin, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat, tanpa terhalang hari libur.
Layanan yang dibuka selama libur lebaran ini bersifat terbatas dan bersifat prioritas, terutama untuk warga yang mudik ke Gresik. Jenis layanan yang diberikan meliputi pengambilan produk sertifikat, pendaftaran tanah, hingga peningkatan hak.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan pertanahan tetap berjalan dengan baik meskipun dalam masa libur nasional. Masyarakat tetap harus mendapatkan kemudahan dalam mengurus keperluan pertanahannya,” katanya.
Sementara itu, Kasubag Tata Usaha BPN Gresik, Fanani, menyebutkan bahwa selama masa libur lebaran, rata-rata terdapat 6 hingga 7 pemohon per hari, dengan total sebanyak 30 lebih berkas pertanahan yang dilayani.
“Sebagian besar adalah warga Gresik yang baru sempat mengurus sertifikat karena pulang kampung. Ada yang hanya konsultasi, ada juga yang mengambil produk yang diajukan sejak bulan Januari lalu,” terangnya.
Fanani menambahkan, layanan ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan pertanahan yang diinisiasi Menteri ATR/BPN melalui rapat terbatas menjelang lebaran.
“Tujuannya, memberikan akses layanan saat momentum mudik berlangsung. Pegawai sendiri kami atur sesuai shift,” ungkapnya.
