INFOGRESIK – Meski dikenal sebagai Kota Industri, namun Kabupaten Gresik masih punya banyak areal sawah yang jumlah panen tanaman padinya mencapai 194 ribu ton dalam waktu 3 bulan.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Gresik, dr. Asluchul Alif, saat panen raya padi di areal persawahan Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Senin (7/4/2025).
“Pemkab Gresik berupaya melaksanakan program swasembada pangan melalui percepatan tanam. Dengan produktivitas 6,42 ton/hektare, Alhamdulillah panen padi mencapai 194 ribu ton,” kata dr. Alif.
Acara ini merupakan bagian dari panen raya serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota seluruh Indonesia, yang terhubung langsung melalui konferensi video dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari Desa Randegan Wetan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Kegiatan diawali dengan panen simbolis menggunakan mesin pemotong padi oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Achmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, dan Dirut PT Petrokimia Gresik Dwi Satrio Annurogo.
Dijelaskan dr. Alif, luas lahan sawah di Kabupaten Gresik mencapai 38 ribu hektare. Dari bulan Januari hingga saat ini, luas tanam padi sebesar 22 ribu hektare dan luas panen sebesar 30 ribu hektare.
“Kami berharap lahan yang telah dilakukan panen tidak terlalu lama menunggu untuk penanaman kembali sehingga swasembada pangan dapat tercapai,” ujarnya.
Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas adanya progran serap gabah petani (Sergab) melalui Bulog.
“Melalui Bulog hingga saat ini sudah terserap kurang lebih 860 ribu ton gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram,” ucap dr. Alif didampingi Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro, dan Sekdin Baktiar Gunawan Hutabarat.
Sementara, dari sambungan virtual, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi atas capaian ini di tengah tantangan cuaca ekstrem. Menurutnya, stok beras nasional kini mencapai 2,4 juta ton dan diprediksi meningkat menjadi 3 juta ton di akhir bulan, capaian tertinggi dalam dua dekade terakhir.
Puncak acara ditandai dengan sesi Zoom nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan menjaga ketersediaan pangan, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana, seperti irigasi, pupuk, alat mesin pertanian, dan pembentukan koperasi desa.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu yang hadir dalam panen raya menyampaikan dukungan penuh atas program ketahanan pangan nasional.
Dia menambahkan, panen raya ini menjadi lebih dari sekadar panen biasa. Ia menjadi momentum nasional yang menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan petani dalam mewujudkan kedaulatan pangan demi masa depan Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan.
“Kami siap mendukung penuh dan bersama masyarakat bahu-membahu menyukseskan program Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan,” tegasnya.
