INFOGRESIK – Satlantas Polres Gresik memberikan edukasi dalam program Police Goes To School dengan menyertakan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Gresik pada Senin (11/5/2026) ini bertujuan membekali ratusan pelajar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Gresik dengan kemampuan teknis menangani korban kecelakaan secara cepat dan tepat.
Dalam kegiatan tersebut, tim medis dari RS Semen Gresik memberikan praktik langsung mengenai penanganan pertama atau first aid. Para pelajar dan guru diajarkan cara menghadapi kondisi darurat guna meminimalisir risiko fatalitas sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menyatakan bahwa integrasi antara pengetahuan berkendara dan kemampuan menolong korban sangat penting bagi kelompok usia produktif seperti pelajar.
Baca juga: Gebyar Polisi Cilik, Kapolres Gresik Minta Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas
“Pelajar merupakan kelompok pengguna jalan dengan mobilitas tinggi. Edukasi mengenai safety riding, defensive driving, hingga pemahaman dasar pertolongan pertama sangat krusial diberikan sejak dini guna meminimalisir fatalitas kecelakaan di jalan raya,” tegasnya.
Edukasi ini menjadi semakin lengkap dengan adanya materi etika berlalu lintas dari Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi A., serta sosialisasi santunan kecelakaan dari PT Jasa Raharja. Selain itu, program ini juga mengaktifkan peran Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) agar para guru di sekolah dapat menjadi pelopor keselamatan.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik PPGD dan diskusi mengenai tata cara safety riding. Melalui kolaborasi bersama RS Semen Gresik dan instansi terkait lainnya, Satlantas Polres Gresik berharap para pelajar tidak hanya menjadi pengendara yang disiplin, tetapi juga mampu menjadi penolong yang sigap di masyarakat.
