INFOGRESIK – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Polres Gresik. Sepeda motor Yamaha N-Max terlibat benturan keras dengan mobil pick up Suzuki Carry di Jalan Raya Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1/2026) dini hari. Akibat peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Achmad Andri Aswoko, menjelaskan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB itu bermula saat sepeda motor Yamaha N-Max bernopol W 6758 FC melaju dari arah timur ke barat.
Motor tersebut dikendarai Fajar Sulistiawan (29), warga Desa Boboh, yang berboncengan dengan Zulfikar Rifqi Athoriqsyah (22). Keduanya diketahui tidak mengenakan helm standar SNI.
“Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor mengambil haluan terlalu ke kanan hingga melewati marka tengah jalan,” ujar Aswoko saat dikonfirmasi, Rabu (14/1).
Baca juga: Kecelakaan Maut di Simpang Empat Prupuh Panceng, Dua Orang Meninggal Dunia
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan (barat ke timur) melaju mobil pick up Suzuki Carry bernopol S 8223 WN yang dikemudikan Ahmad Sahrul Asrofi (18). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng tidak terhindarkan hingga kendaraan menabrak rombong jualan di tepi jalan.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara motor, Fajar Sulistiawan, mengalami luka berat di bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik, namun nyawanya tidak tertolong.
Sementara itu, penumpang sepeda motor, Zulfikar Rifqi, mengalami luka ringan pada kaki kanan dan saat ini menjalani perawatan medis di RS Eka Husada Menganti.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, pengendara sepeda motor tidak memiliki SIM. Begitu pula pengemudi pick up yang juga tidak mengantongi SIM saat kejadian,” tambahnya.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp30 juta. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti kendaraan, serta memeriksa sejumlah saksi.
Faktor utama kecelakaan diduga kuat akibat kelalaian pengendara sepeda motor yang tidak menjaga posisi kendaraan hingga melampaui marka jalan. Kasus ini kini ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik.
