INFOGRESIK – PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik atau JIIPE resmi memfasilitasi aktivasi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di simpang depan pintu masuk utama (main entrance). Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di ruas Jalan Nasional Daendels, Kabupaten Gresik.
Inisiatif ini merupakan hasil kesepakatan dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang melibatkan berbagai instansi, mulai dari penyelenggara jalan, Dinas Perhubungan, kepolisian, hingga Administrator KEK Gresik.
Tujuannya adalah memastikan keteraturan pergerakan kendaraan kawasan yang terintegrasi dengan mobilitas masyarakat umum.
Sebagai pengelola kawasan, PT BKMS telah menyiapkan infrastruktur pendukung guna memastikan operasional APILL berjalan optimal. Langkah yang dilakukan antara lain pemasangan CCTV di titik strategis, penyediaan ruang kontrol pemantauan, serta perbaikan rambu-rambu lalu lintas di sekitar area tersebut.
Baca juga: Permudah Akses Menuju Pelabuhan, JIIPE Bangun Jalan Utama Selebar 80 Meter
Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera, Bambang Soetiono, menegaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab penuh atas keberlanjutan perangkat keselamatan tersebut.
“PT BKMS berkomitmen menjaga keberlangsungan operasional APILL, termasuk dukungan pemeriksaan berkala, pemeliharaan atau perbaikan, serta penanganan teknis apabila terjadi gangguan, demi menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.
Target Uji Coba Januari 2026
Berdasarkan linimasa yang telah disepakati, pekerjaan perbaikan ditargetkan tuntas pada pertengahan Desember 2025. Setelah tahap perbaikan selesai, akan dilakukan sosialisasi masif kepada pengguna jalan melalui berbagai kanal informasi publik.
Baca juga: Masuki Tahap Uji Coba, Jembatan Baru Manyar Mulai Dibuka Terbatas pada Siang Hari
Apabila seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, uji coba (trial) operasional APILL akan dilaksanakan pada awal Januari 2026 dengan melibatkan unsur terkait di wilayah Kabupaten Gresik.
Melalui aktivasi ini, KEK Gresik (JIIPE) berharap tercipta sistem lalu lintas yang lebih aman dan efisien, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi mobilisasi orang maupun barang yang digunakan bersama oleh industri dan masyarakat umum.
