INFOGRESIK — PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) mendorong integrasi sistem tiket penumpang milik PT Sakti Inti Makmur dengan SeaPass, sistem layanan milik SPMT, di Terminal Penumpang Pelabuhan Gresik. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kesesuaian dan akurasi data manifest penumpang sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, dan keselamatan pelayaran.
Integrasi tersebut menghubungkan basis data antara perusahaan pelayaran, pengelola terminal, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Dengan demikian, informasi yang dikelola setiap pihak dapat lebih selaras dan dimanfaatkan secara efektif.
Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Branch Gresik, Sutopo, mengatakan integrasi sistem merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan penumpang melalui pemanfaatan teknologi.
“Kami mendorong agar seluruh pelayaran penumpang ke depan dapat terintegrasi dengan baik. Dengan demikian, data penumpang menjadi lebih akurat dan pelayanan di terminal bisa semakin mudah, cepat, dan efektif,” ujar Sutopo.
Baca juga: Hingga Juni 2026, Realisasi Arus Barang Pelabuhan Gresik Tembus 2,28 Juta Ton
Menurutnya, integrasi antarsistem penting untuk membangun keselarasan informasi sekaligus meminimalkan potensi perbedaan data dalam manifest penumpang.
“Yang ingin kami bangun bukan hanya sistem yang terhubung, tetapi juga proses pelayanan yang lebih tertib. Data yang masuk harus memiliki kesesuaian sehingga setiap pihak yang berkepentingan memiliki referensi informasi yang sama,” jelasnya.
Dari sisi operasional, pertukaran informasi secara langsung antarsistem dapat menyederhanakan proses verifikasi data sekaligus mengurangi potensi duplikasi pekerjaan di lapangan.
“Ketika sistem sudah terintegrasi, proses verifikasi dan pengelolaan data tentu menjadi lebih sederhana. Ini akan membantu petugas di lapangan sekaligus memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi penumpang,” kata Sutopo.
Selain mendukung efisiensi layanan, keakuratan data manifest juga menjadi elemen penting dalam menunjang keselamatan pelayaran, khususnya dalam penanganan kondisi darurat.
“Manifest bukan hanya persoalan administrasi. Data penumpang juga berkaitan dengan keselamatan. Ketika terjadi kondisi darurat, data yang akurat akan sangat membantu proses identifikasi dan koordinasi,” tutur Sutopo.
Baca juga: Sinergi KPPU–APBMI Gresik, Perkuat Iklim Usaha Pelabuhan yang Sehat dan Kompetitif
Sementara itu, PT Sakti Inti Makmur telah menyatakan persetujuan dan kesediaannya untuk melakukan integrasi sistem tiket dengan SeaPass. Tahap selanjutnya akan difokuskan pada penyesuaian teknis dan mekanisme pertukaran data agar sistem dapat berjalan optimal tanpa mengganggu operasional yang sedang berlangsung.
“Harapannya, integrasi ini menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem pelayanan penumpang yang semakin terhubung. Kami ingin pelayanan di Pelabuhan Gresik semakin tertib, efisien, aman, dan tentunya memberikan kemudahan bagi masyarakat,” pungkas Sutopo.
