INFOGRESIK – Identitas sesosok mayat yang ditemukan terapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Suparman (97), warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur.
Kasi Humas Polres Gresik, Iptu Hepi Muslih Riza, membenarkan identitas korban. Jenazah saat ini telah dievakuasi dan berada di ruang jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut.
“Benar bahwa mayat yang ditemukan adalah Suparman,” ujar Iptu Hepi, Selasa (17/2/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui hidup sebatang kara. Sebelumnya, pihak Bhabinkamtibmas dan RT setempat melaporkan kehilangan tersebut ke Polres Bojonegoro pada Selasa pagi. Setelah dilakukan penelusuran, keluarga korban yang berdomisili di Baureno berhasil dihubungi dan akan segera mengurus pengambilan jenazah di Gresik.
Baca juga: Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo, Warga Randuboto Geger
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan Desa Randuboto bernama Hadi pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, ia bersama rekan-rekannya hendak menanam mangrove, namun melihat sesosok jasad terbawa arus sungai.
Perangkat Desa Randuboto, Sulton, mengatakan lokasi penemuan berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman warga. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana training biru tanpa identitas.
“Korban tidak membawa identitas dan dipastikan bukan warga Desa Randuboto,” ujarnya.
Proses evakuasi dilakukan oleh nelayan bersama personel Polsek Sidayu, Koramil, dan Puskesmas Sidayu. Pemerintah desa juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum sejak awal penemuan hingga jenazah berhasil dievakuasi.
