INFOGRESIK – Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) RI, Diaz Hendropriyono, melakukan kunjungan kerja ke Rest Area 725 A Tol Gresik, Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung pelaksanaan program mudik minim sampah guna mengantisipasi lonjakan volume sampah menjelang arus mudik Lebaran tahun ini.
Dalam peninjauan tersebut, Wamen LH Diaz didampingi Sekretaris Daerah Gresik, Ahmad Washil Miftahul Rahman, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Sri Subaidah. Rombongan mengecek berbagai fasilitas, mulai dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS), sarana pengelolaan limbah, hingga kegiatan edukasi bagi masyarakat.
Kepala DLH Gresik, Sri Subaidah, mengungkapkan bahwa pihak kementerian melihat langsung efektivitas sistem pemilahan sampah yang telah berjalan di lokasi tersebut.
“Rest Area 725 A sudah memiliki tempat sampah terpilah, tempat khusus botol plastik, serta pengelolaan air limbah untuk masing-masing tenant,” ujarnya.
Sistem pengelolaan sampah di Rest Area 725 A saat ini juga diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah desa setempat. Kerja sama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) dengan Desa Lebanisoko, di mana sampah yang telah dipilah akan diteruskan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sebagai langkah jangka panjang, fasilitas di rest area tersebut direncanakan akan ditingkatkan menjadi TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) untuk memastikan pengolahan sampah yang lebih mandiri dan optimal.
Sri Subaidah berharap kehadiran Wamen LH ini menjadi momentum untuk mendorong perilaku bersih bagi para pengguna jalan tol selama musim mudik berlangsung.
“Program mudik minim sampah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pemudik, untuk menjaga kebersihan dan mengurangi sampah selama perjalanan mudik Lebaran,” tutup Sri Subaidah.
