INFOGRESIK – Berbagai inovasi dan program yang dijalankan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Salah satunya datang dari Komisaris Danantara.
Apresiasi tersebut disampaikan jajaran Komisaris Danantara, yakni Haryo Baskoro Wicaksono, Agus Sugiarto, dan Bambang Sugeng Rukmono, saat berkunjung ke KDMP Pangkahwetan beberapa waktu lalu.
KDMP Pangkahwetan tercatat sebagai salah satu dari dua desa di Indonesia yang telah melakukan pinjaman ke bank anggota Himbara sesuai dengan program bisnis yang dijalankan. Koperasi ini juga dikenal tertib dalam administrasi.
Baca juga: Inovasi Jemput Bola, KDMP Pangkahwetan Jualan Sembako Langsung di Pusat Keramaian
“Alhamdulillah, apresiasi dari Komisaris Danantara semakin membuat kami bersemangat,” ujar Ketua KDMP Pangkahwetan, Mustain, Kamis (16/10/2025).
Sebelumnya, KDMP Pangkahwetan melaksanakan inovasi penjualan sembako langsung di pusat keramaian, seperti kawasan bundaran air mancur Desa Pangkahwetan pada Minggu (12/10/2025).
Beragam barang dagangan yang dijual dengan harga terjangkau — antara lain beras STA 5 kg Rp76 ribu, beras Kembang 25 kg Rp332.500, beras SA 25 kg Rp358 ribu, gula kemasan Rp17.500, dan minyak goreng 1 liter Rp16.500 — langsung diserbu masyarakat.
“Kami sengaja hadir langsung di tengah masyarakat. Alhamdulillah, baru sebentar berjualan sudah dapat omzet Rp7 juta,” ungkap Kepala Desa Pangkahwetan, Syaifullah Mahdi.
Baca juga: Berhasil Budidaya Ikan Bandeng, Desa Pangkahwetan Jadi Jujukan Studi Tiru SNNU Pamekasan
Menurut Syaifullah yang akrab disapa Sandi, metode berjualan menggunakan mobil bak dan pengeras suara ini merupakan upaya jemput bola agar menjangkau lebih banyak pembeli, baik warga setempat maupun pengendara yang melintas.
“Rencananya kami akan rutin berjualan di kawasan air mancur. Untuk sehari-hari, kami buka di Balai Desa Pangkahwetan,” tambahnya.
