INFOGRESIK — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tengah mengkaji rencana pembelian kembali (buyback) saham di tengah dinamika pasar saham domestik. Kajian atas rencana aksi korporasi ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perusahaan serta ketentuan regulator. Langkah tersebut merupakan bagian dari penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sekaligus upaya menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan bahwa perusahaan terus mencermati perkembangan pasar saham domestik secara menyeluruh dan menyiapkan langkah strategis, termasuk opsi buyback saham. Pelaksanaannya akan mempertimbangkan kondisi perusahaan serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023.
Baca juga: SIG Bagikan Dividen Rp190,8 Miliar dari Seluruh Laba Bersih Tahun Buku 2025
“Kajian atas rencana buyback saham dilakukan secara cermat untuk mendukung kinerja perusahaan dan menjaga kepentingan pemegang saham. Di tengah dinamika pasar saham domestik, SIG menegaskan keyakinan dan kepercayaan perusahaan atas fundamental kuat yang dimiliki untuk meningkatkan kinerja dan mencapai pertumbuhan dalam jangka panjang. Di saat yang bersamaan, hal ini menjadi indikasi bagi investor bahwa harga saham saat ini tidak serta-merta mencerminkan fundamental SIG yang sesungguhnya,” kata Indra.
Ia menambahkan, SIG terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan dengan memaksimalkan setiap peluang dan sumber daya yang dimiliki. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing dan memperkuat ketahanan usaha dalam jangka panjang.
“SIG memiliki beragam solusi bahan bangunan inovatif untuk memenuhi berbagai kebutuhan konstruksi. Operasional perusahaan juga didukung jaringan produksi dan distribusi yang luas sehingga dapat menjangkau hingga daerah terpencil. Segala keunggulan yang dimiliki menjadi fondasi yang kuat bagi SIG untuk meningkatkan kinerja dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Indrieffouny Indra.
