INFOGRESIK — Kebakaran melanda lahan kosong hingga merembet dan membakar satu unit roll trailer di Jalan Mayjen Sungkono No. 121, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Minggu (27/9/2026) siang.
Laporan insiden tersebut diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik sekitar pukul 13.00 WIB.
Perwira Piket Damkarla Gresik, Sulyono, menjelaskan peristiwa bermula saat seorang penjaga gudang di sekitar lokasi, Bagas, melihat kobaran api dari jarak sekitar 200 meter.
Baca juga: Diduga Berawal dari Bocah Main Korek Api, Rumah di Driyorejo Gresik Terbakar
Saat memeriksa lokasi kejadian, diketahui api berasal dari aktivitas pembersihan lahan oleh pekerja gudang setempat yang membakar sampah atau ilalang.
“Namun, selang 15 menit kemudian, api mendadak membesar akibat terpaan angin yang cukup kencang hingga tidak terkendali. Pelapor kemudian langsung menghubungi dinas damkar untuk meminta bantuan,” ujar Sulyono dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/9/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas damkar berangkat pada pukul 13.07 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 13.14 WIB.
Sebanyak delapan personel yang dipimpin perwira piket dikerahkan dengan membawa satu unit mobil pemadam (karba) dan satu unit mobil tangki.
Proses pemadaman dilakukan dengan menyasar kobaran api pada semak belukar dan alang-alang serta badan roll trailer yang ikut terbakar. Dalam proses penanganan, petugas juga mendapat bantuan pasokan air dari truk tangki swasta yang melintas di sekitar lokasi.
Baca juga: Lahan Kayu Gelondongan di Menganti Kebakaran, Kerugian Tembus Rp400 Juta
“Setelah dilakukan pemadaman dan pembasahan secara menyeluruh di area lahan serta roll trailer, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.48 WIB,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam pendataan, berupa kerusakan pada satu unit roll trailer yang terbakar.
Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik, insiden tersebut menambah rentetan kejadian kebakaran di wilayah Gresik menjadi 148 kasus sepanjang September 2026.
