INFOGRESIK – Matahari belum terlalu tinggi ketika derap langkah pegawai Pemerintah Desa (Pemdes) Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, mulai menyusuri gang-gang permukiman warga. Hari itu bukan hari biasa. Alih-alih menunggu warga berkumpul di balai desa, para pamong desa justru memilih mendatangi satu per satu rumah para lanjut usia (lansia) di wilayahnya.
Langkah jemput bola ini diambil bukan tanpa alasan. Bagi sebagian besar lansia, terutama mereka yang mengidap penyakit fisik atau memiliki keterbatasan mobilitas untuk sekadar berjalan kaki, perjalanan menuju balai desa kerap menjadi kendala tersendiri. Menyadari hal tersebut, Pemdes Sembayat memutuskan untuk mengantar langsung Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tepat ke tangan penerimanya.
Sebanyak 16 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori lansia menjadi sasaran dalam aksi kemanusiaan yang berbalut pelayanan publik ini. Kedatangan perangkat desa ke rumah-rumah warga pun disambut dengan senyum sumringah dan rasa haru dari para sesepuh desa.
Baca juga: Bupati Gresik Salurkan BLT Rp900 Ribu untuk 263 KPM dan Bantuan Pangan bagi 9.932 Warga di Dukun
Kepala Desa Sembayat, Amin, menyampaikan bahwa BLT Dana Desa ini merupakan bentuk kepedulian Pemdes terhadap warga lanjut usia. Sebanyak 16 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tersebut dengan nominal masing-masing Rp300 ribu.
“Alhamdulillah hari ini ada 16 KPM lansia yang cair, BLT Dana Desanya, masing-masing Rp300 ribu. Kita jemput bola ke rumah biar eyang-eyang tidak repot datang ke balai desa. Ini komitmen kami agar bantuan benar-benar dirasakan oleh yang berhak,” ujar Amin, Selasa (1/9/2026).
Proses penyerahan bantuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Tak sekadar menyerahkan amplop berisi uang tunai, kehadiran jajaran Pemdes juga didampingi oleh kader kesehatan desa. Alhasil, setelah menerima haknya, para lansia juga mendapatkan fasilitas pengecekan kesehatan ringan secara gratis di tempat tidur atau teras rumah mereka.
Baca juga: Kebakaran Belakang Pasar Sembayat: Rumah, Toko, hingga Musholla Ikut Terbakar
Ketelitian menjadi kunci utama dalam penyaluran bantuan ini. Menurut Amin, pendataan dilakukan secara teliti bersama RT/RW dan kader agar tidak ada warga yang terlewat. Pemdes juga memastikan penyaluran BLT Dana Desa dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan.
Sentuhan kepedulian yang dihadirkan secara langsung di ambang pintu rumah warga ini terbukti menghadirkan kebahagiaan tersendiri. Lebih dari sekadar bantuan finansial, kehadiran para pamong desa memberikan rasa diperhatikan bagi para lansia di usia senja mereka.
Melalui langkah kecil yang penuh makna ini, Pemdes Sembayat berharap penyaluran BLT Dana Desa tidak hanya dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima, tetapi juga menjadi ikhtiar nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup para lansia di wilayah Sembayat.
