INFOGRESIK – Komitmen Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) dalam memperkuat perannya sebagai kawasan industri dan pelabuhan terintegrasi kembali dibuktikan.
Salah satunya melalui pembangunan akses jalan utama selebar 80 meter (ROW 80) yang menghubungkan langsung kawasan industri dengan Pelabuhan Laut Dalam JIIPE. Akses ini memiliki panjang sekitar 3 kilometer dan menjadi jalur strategis untuk mempercepat konektivitas logistik antara kedua kawasan tersebut.
Infrastruktur tersebut dirancang untuk menopang pergerakan logistik industri berskala besar, termasuk angkutan berat (heavy cargo). Dengan desain modern dan sistem lalu lintas yang terencana, jalan ini diharapkan dapat mempercepat distribusi barang dari kawasan industri menuju pelabuhan serta meningkatkan efisiensi ekspor bagi tenant JIIPE.
“Kami percaya, konektivitas yang baik adalah fondasi kawasan industri yang unggul. Kehadiran akses jalan utama ini bukan hanya memperpendek jarak antara pabrik dan pelabuhan, tetapi juga memperkuat daya saing tenant serta ekosistem industri di JIIPE,” ujar Bambang Soetiono, Direktur Utama PT BKMS.
Baca juga: Gubernur Jatim Beri Penghargaan Investment Award 2025 Kategori PMDN untuk JIIPE SEZ
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan para mitra strategis yang turut menyukseskan pembangunan tersebut.
Dengan jarak kawasan industri ke pelabuhan yang kini hanya sekitar tiga kilometer, JIIPE memiliki rantai logistik terintegrasi yang mampu mempercepat waktu tempuh, menekan biaya distribusi, dan mendukung agenda hilirisasi industri nasional.
Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), JIIPE berkomitmen terus menghadirkan infrastruktur berstandar internasional guna mendorong efisiensi operasional dan pertumbuhan investasi.
Pembangunan akses jalan utama ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan sektor industri dalam mendorong kemajuan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
