INFOGRESIK – Tim medis RSUD Ibnu Sina Gresik memastikan kondisi korban pembacokan yang mengalami luka serius di bagian perut kini berangsur membaik dan stabil. Kepastian ini disampaikan saat jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik menjenguk korban secara langsung, Minggu (1/3/2026).
Dokter spesialis bedah yang menangani korban, dr. Agung Kusumanegara, mengungkapkan bahwa tindakan medis darurat telah dilakukan secara maksimal untuk menyelamatkan nyawa pasien.
“Hari ini sudah kita lakukan perbaikan, pencucian, dan pengecekan organ dalam. Beruntung tidak ada bagian usus yang pecah. Pasien saat ini sudah mulai mobilisasi, mulai bisa duduk, dan akan segera kita coba diet makan. Jika dalam 1–2 hari ke depan kondisinya stabil, pasien sudah bisa rawat jalan,” jelas dr. Agung.
Baca juga: Ketua DPRD Gresik Minta Warga Panceng Menahan Diri Pasca-Bentrok Berdarah Dua Desa
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menyampaikan apresiasi kepada manajemen RSUD Ibnu Sina serta Dinas Kesehatan atas respons cepat dalam penanganan korban. Ia juga menegaskan agar insiden serupa tidak kembali terjadi di wilayah hukum Gresik.
“Penekanan saya, jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Apalagi menjelang Lebaran, jangan sampai ada euforia berlebihan. Saya titipkan kepada Polsek dan Camat untuk mengatur kegiatan yang positif. Semoga Gresik tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya untuk memastikan kondisi kesehatan korban, tetapi juga menjamin upaya mitigasi konflik berjalan hingga ke tingkat akar rumput.
Baca juga: Sempat Kabur, Pelaku Pembacokan Patrol Sahur Berdarah di Panceng Akhirnya Dibekuk Polisi
“Ini menjadi komitmen kita bersama untuk mengantisipasi agar persoalan ini tidak melebar lagi. Saya berharap seluruh pihak di sini menjadi ‘pemadam’ apabila terjadi perselisihan di bawah,” ujar Gus Yani.
Kunjungan yang juga dihadiri Kepala DPMD dan Camat setempat tersebut ditutup dengan diskusi preventif bersama Kepala Desa Campurejo dan Desa Banyutengah. Langkah ini diambil guna memperkuat harmonisasi antarwarga di Kecamatan Panceng demi terciptanya situasi yang aman dan damai di Kabupaten Gresik.
