INFOGRESIK — Kebakaran hebat melanda lahan dan tumpukan limbah karet serta plastik di area bekas gudang pabrik sandal PT New Era Rubberindo, Jalan Mayjend Sungkono, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (29/9/2026).
Petugas pemadam kebakaran gabungan membutuhkan waktu lebih dari 15 jam untuk melokalisasi dan memadamkan api. Kobaran api baru dinyatakan padam sepenuhnya pada Rabu (30/9/2026) dini hari.
Peristiwa yang memicu kepulan asap hitam pekat tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pemotongan besi tua menggunakan las di sekitar lokasi. Percikan api dari aktivitas pengelasan mengenai rumput alang-alang kering dan dengan cepat merembet ke tumpukan limbah karet serta spons di bagian belakang gudang.
Baca juga: Diduga Berawal dari Bocah Main Korek Api, Rumah di Driyorejo Gresik Terbakar
Cuaca panas disertai hembusan angin kencang membuat kobaran api cepat membesar dan meluas.
Melihat kepulan asap hitam yang semakin membumbung, seorang warga bernama Said segera menghubungi Command Center 112 Gresik. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik Pos Kota.
“Laporan masuk sekitar pukul 09.54 WIB. Petugas langsung meluncur dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.15 WIB untuk melokalisasi area agar api tidak semakin meluas,” ujar Perwira Piket Damkarla Kabupaten Gresik, Teguh Priyanto.
Proses pemadaman melibatkan penanganan dalam skala besar. Sebanyak tiga unit armada Damkarla Gresik dikerahkan ke lokasi, dibantu belasan armada pemadam lintas instansi dan perusahaan swasta, di antaranya Damkar Kota Surabaya, Petrokimia Gresik, Wilmar Nabati, Pelindo, PLN, dan Indospring.
Selain itu, sejumlah tangki air dari BPBD dan pihak eksternal turut dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman. Petugas juga menggunakan alat berat ekskavator untuk mengurai tumpukan material karet agar proses pembasahan dapat menjangkau titik api yang berada di bagian dalam tumpukan.
Baca juga: Pabrik Kerupuk di Menganti Gresik Terbakar akibat Minyak Tumpah ke Kayu Bakar
Api akhirnya dinyatakan benar-benar padam dan kondisi lokasi aman serta kondusif pada Rabu (30/9/2026) pukul 01.10 WIB.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang terjadi di lahan milik Ibu Lani dan Bapak Herman tersebut.
Hingga saat ini, total kerugian materiil masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Berdasarkan catatan Damkarla Kabupaten Gresik, insiden ini menambah deretan peristiwa kebakaran di wilayah Gresik menjadi 161 kejadian sepanjang September 2026.
