INFOGRESIK — Seorang pria bernama Subandi (43) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di area tambak milik H. Qomari, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis (20/8/2026). Korban tenggelam saat berusaha mengambil pancing miliknya yang terlepas dan terbawa arus.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Gresik, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang potong ayam ini awalnya sedang memancing bersama seorang rekannya.
Peristiwa bermula ketika pancing milik korban mendadak terlepas dan terbawa arus hingga ke tengah tambak. Rekan korban sempat mengingatkan agar membiarkan pancing tersebut sampai menepi. Namun, korban yang diketahui bisa berenang tetap nekat menceburkan diri ke dalam air untuk mengambil alat pancingnya.
Baca juga: Tak Sengaja Tarik Gas, Motor Pekerja Tercebur ke Sungai di Wringinanom Gresik
“Saat saksi sedang melaksanakan salat Zuhur, ia mendengar korban berteriak meminta pertolongan. Saksi langsung membatalkan salat dan menuju ke lokasi, namun korban sudah tidak terlihat di permukaan air,” terang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, Jumat (21/8/2026).
Korban diduga mengalami kelelahan atau kram otot saat berada di tengah tambak sehingga kehilangan kendali dan tenggelam.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Gresik, TNI AL Marinir, Satpolairud, Polsek Menganti, serta para relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Proses penyelaman oleh tim TNI AL Marinir mulai dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB.
Baca juga: Heboh Tokek di Samping Mesin Cuci, Emak-emak di Menganti Gresik Panggil Petugas Damkar
Setelah beberapa jam pencarian, jasad korban yang merupakan warga Dusun Krajan, RT 20 RW 06, Desa Menganti, tersebut akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 17.43 WIB.
“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 17.43 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Petugas langsung mengevakuasi jenazah korban menggunakan kantong jenazah untuk penanganan lebih lanjut,” pungkas Sukardi.
