INFOGRESIK – Pengurus Kabupaten Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Gresik terus tancap gas memperkuat fondasi pembinaan atlet. Langkah serius ini dilakukan untuk menyongsong ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027, sekaligus mendorong lahirnya petinju-petinju berbakat di kancah profesional.
Salah satu atlet binaan Pertina Kabupaten Gresik, Zulfikar Fikri Maulana (25), sukses mencatatkan kemenangan manis dalam debut tinju profesionalnya pada ajang Professional Fights Bout Flyweight yang digelar PREDALION dan Kuro Raijin di Kota Surabaya, baru-baru ini.
Pemuda asal Desa Gapurosukolilo tersebut berhasil mengalahkan Marten Lede, petinju asal luar Jawa. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Fikri untuk mengangkat nama Kabupaten Gresik di kancah nasional.
Bagi Fikri, tinju adalah soal kejujuran fisik dan proses panjang tanpa jalan instan. Setiap Selasa hingga Jumat ia fokus menjalani latihan teknik, sementara Sabtu dan Minggu digunakan khusus untuk menempa fisik.
Baca juga: 6 Atlet Hockey Asal Gresik Sabet Medali SEA Games 2025, 3 Di antaranya Dilirik Klub Eropa
“Kena pukulan di bagian mata dan hidung sampai patah sudah saya rasakan. Tapi saya tetap senang bermain tinju,” ungkap Zulfikar, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, tantangan terberat bukan hanya menghadapi lawan di atas ring, melainkan menaklukkan diri sendiri dalam menjaga pola makan. Mengatur berat badan dan asupan nutrisi menjadi pertarungan harian yang harus dijalani.
“Kesulitannya mengatur makan dan berat badan. Konsumsi harus daging biar bertenaga. Kalau roti tidak bertenaga,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Pertina Gresik Dary Rafli Alifyanto (28) menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali gairah tinju di Kabupaten Gresik. Kemenangan Fikri, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa potensi petinju Gresik tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Kami senang. Sudah ada atlet tinju Gresik yang juara di debut pro-nya,” kata Dary.
Ia menjelaskan, Pertina Gresik saat ini mengelola tujuh atlet potensial. Salah satunya, Mohammad Ahmad Albab, telah menyumbangkan medali perak pada Porprov 2025. Melalui sasana Golden Tiger Boxing Camp GKB yang berdiri sejak 2021, Pertina terus membangun karakter, mental, dan kedisiplinan atlet secara intensif.

“Kami ingin menghidupkan kembali petinju. Kami membangun karakter agar lebih disiplin karena tinju tidak bisa instan. Atlet kami dilatih setiap hari, mulai dari teknik hingga fisik,” ujarnya.
“Mudah-mudahan Porprov 2027 kita dapat menyumbangkan medali emas,” imbuhnya.
Tak hanya fokus pada atlet prestasi, Dary menyebut akademi tinju binaan Pertina Gresik terbuka untuk semua kalangan, mulai dari anak sekolah dasar hingga lansia berusia 70 tahun. Menurutnya, tinju bukan sekadar adu jotos, melainkan sarana membentuk karakter dan kedisiplinan.
Meski prestasi mulai bermunculan, Pertina Gresik saat ini masih terus memperjuangkan ketersediaan fasilitas penunjang yang memadai guna mendukung pembinaan atlet secara optimal.
Baca juga: Emas dari Pancalomba Putri Jadi Penutup Porprov IX Jatim, Kabupaten Gresik Finish di Peringkat 6
Senada dengan itu, Sekretaris Pertina Kabupaten Gresik Dimas Setio Wicaksono menyatakan bahwa pihaknya terus memperkuat sistem pembinaan untuk melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi. Selain menargetkan hasil maksimal di Porprov 2027, Pertina juga berkomitmen mencetak regenerasi petinju yang mampu bersaing di level amatir maupun profesional.
Ia menekankan pentingnya pembinaan sejak dini sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan olahraga di Gresik. Menurutnya, potensi pemuda Gresik di dunia combat sport sangat besar, namun membutuhkan wadah yang terarah agar tidak terjerumus ke dalam tawuran atau kenakalan remaja.
“Mencetak bibit atlet tinju ini sangat penting sebagai langkah regenerasi yang berkelanjutan. Kita ingin talenta-talenta muda Gresik memiliki saluran yang positif untuk menyalurkan bakat dan energinya. Daripada mereka bertarung di luar tanpa aturan, lebih baik kita bina secara profesional di bawah naungan Pertina agar menjadi prestasi yang membanggakan daerah,” tegas Dimas yang juga merupakan Anggota DPRD Gresik.
