INFOGRESIK – Sebuah bendera Merah Putih sepanjang 45 meter membentang gagah di atas muara Sungai Bengawan Solo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (15/8/2026). Aksi pembentangan bendera raksasa ini menjadi atraksi utama dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar secara unik oleh para nelayan Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah.
Prosesi diawali dengan karnaval ratusan perahu nelayan yang dihiasi ornamen merah putih. Iring-iringan perahu bergerak dari Dermaga Kalingapuri menuju area muara Bengawan Solo.
Setibanya di tengah aliran sungai, para nelayan membentangkan bendera Merah Putih berukuran 45 meter x 1 meter secara bersama-sama di atas beberapa perahu. Pemandangan tersebut menjadi simbol semangat nasionalisme yang berpadu dengan kehidupan masyarakat pesisir.
Setelah bendera terbentang sempurna di atas perairan yang menjadi sumber penghidupan mereka sehari-hari, seluruh warga dan nelayan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan khidmat layaknya pelaksanaan upacara bendera.
Ketua Nelayan Pangkahkulon, Abdul Latif, mengatakan panjang bendera yang digunakan bukan tanpa alasan. Angka 45 dipilih sebagai simbol tahun kemerdekaan Indonesia.
“Pemilihan panjang 45 meter adalah sebagai penanda bahwa kita bangsa Indonesia merdeka pada tahun 1945, kita ambil tahun kemerdekaannya,” ujarnya.
Latif berharap tradisi karnaval perahu dan pembentangan bendera di wilayah perairan tersebut dapat terus dilestarikan dan digelar lebih meriah pada tahun-tahun mendatang.
Baca juga: Ditanam Bareng Ikan Bandeng, Budidaya Rumput Laut di Pangkahkulon Gresik Tembus 30 Ton per Bulan
“Semoga dengan pengibaran bendera bersama ini bisa membuat nelayan semakin guyup dan semakin solid antaranggota. Jadi bukan hanya mengenai rasa nasionalisme,” jelasnya.
Senada dengan itu, anggota Rukun Nelayan Pangkahkulon, Nuril Anwar, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam pembentangan bendera raksasa di tengah muara Bengawan Solo.
“Bukan hanya mengingatkan kami sebagai nelayan tentang nasionalisme, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kesolidan antar nelayan di Pangkahkulon,” ungkapnya.
