INFOGRESIK — Sebanyak satu ekor sapi dan enam ekor kambing mati terpanggang dalam musibah kebakaran yang menghanguskan kandang milik Umiyah di Desa Gedangan RT 01 RW 03, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Senin (10/8/2026) malam.
Seluruh ternak yang berada di dalam kandang tak sempat diselamatkan lantaran api dengan cepat membesar saat pemilik rumah telah tertidur. Kebakaran diduga kuat dipicu sisa pembakaran sampah rumput ternak di sekitar lokasi yang ditinggalkan tanpa dipastikan padam.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Rosyid, yang melihat kobaran api membumbung tinggi dari area kandang sekitar pukul 21.55 WIB. Mengetahui kejadian itu, Rosyid segera menghubungi Call Center 112 yang kemudian meneruskan laporan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik Pos Dukun.
“Awal mula kejadian terjadi karena pembakaran sampah sisa rumput ternak. Pemilik rumah sudah tertidur. Bapak Rosyid selaku tetangga melihat adanya api yang muncul dari kandang tersebut,” tulis Perwira Piket Damkarla Gresik, Mangara C. A. Pakpahan, dalam laporan resmi kejadian.
Menerima laporan tersebut, delapan personel Damkarla Pos Dukun langsung menuju lokasi dengan membawa satu unit mobil pemadam semprot, satu unit mobil suplai air, dan satu unit mobil rescue Panther. Petugas tiba di lokasi pukul 22.14 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.
“Setelah laporan diterima, personel langsung melakukan persiapan dan berangkat ke lokasi kebakaran menggunakan APD lengkap. Sesampainya di lokasi, pasukan melakukan size up area. Setelah itu personel langsung melakukan pemadaman,” ujar Mangara.
Baca juga: Pabrik PT Xinyi Solar di KEK JIIPE Gresik Terbakar, Satu Orang Dilaporkan Terluka
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 23.00 WIB. Namun, seluruh hewan ternak yang berada di dalam kandang, yakni satu ekor sapi dan enam ekor kambing, tidak dapat diselamatkan dan ditemukan dalam kondisi mati terbakar.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kerugian materiil cukup besar akibat hangusnya seluruh hewan ternak milik korban.
Insiden ini menambah jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Gresik menjadi 29 kasus sepanjang Agustus 2026. Petugas mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah dan selalu memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.
