INFOGRESIK — Aksi penangkapan seekor monyet liar di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo RT 01 RW 02, Kelurahan Kebomas, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, berlangsung mencekam dan penuh drama pada Senin (10/8/2026).
Satwa primata yang terkenal lincah tersebut baru berhasil diamankan setelah petugas gabungan menerjunkan tim penembak bius dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur.
Keberadaan monyet itu telah meresahkan warga sejak Minggu (9/8/2026). Puncaknya, monyet yang panik melompat dari atap rumah dan masuk ke dalam sebuah toko mebel di kawasan setempat.
Baca juga: Pabrik PT Xinyi Solar di KEK JIIPE Gresik Terbakar, Satu Orang Dilaporkan Terluka
“Monyet tidak bisa tertangkap karena berada di atas atap rumah warga. Hingga Mbak Hana mengetahui monyet masuk ke dalam toko mebel. Karena merasa terganggu dan takut, ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Gresik untuk membantu evakuasi,” tulis Perwira Piket Damkarla Gresik, Mangara C. A. Pakpahan dalam laporan resminya.
Menerima laporan pada pukul 11.17 WIB, tujuh personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik Pos Kota segera menuju lokasi menggunakan mobil rescue. Namun, proses evakuasi di lapangan tidak berjalan mudah.
Di dalam area toko mebel, monyet terus berpindah-pindah tempat dan menunjukkan perilaku agresif. Berbagai upaya yang dilakukan petugas, termasuk memancing dengan makanan, tidak berhasil membuat satwa tersebut turun.
“Personel segera melakukan pencarian monyet yang berpindah-pindah tempat. Setelah terlihat, personel berusaha memancing monyet agar turun. Namun, setelah menunggu cukup lama, monyet tetap tidak mau turun,” lanjut Mangara.
Baca juga: Lepas dari Kandang dan Resahkan Warga, Seekor Monyet Diamankan Damkarla Gresik
Melihat situasi yang semakin sulit dikendalikan, Damkar Gresik kemudian berkoordinasi dengan BBKSDA Jawa Timur untuk meminta bantuan penanganan.
“Akhirnya Dinas Damkar Gresik menghubungi BBKSDA Jatim untuk membantu mengevakuasi monyet dengan senapan bius,” terang Mangara.
Suasana tegang pun menyelimuti lokasi saat tim BBKSDA Jawa Timur tiba dengan perlengkapan pembius. Petugas Damkarla bersama warga setempat berupaya mengamankan area agar monyet tidak berpindah ke lokasi lain yang berpotensi membahayakan.
Dengan perhitungan yang matang, petugas BBKSDA akhirnya berhasil melumpuhkan monyet menggunakan senapan bius. Setelah efek bius bekerja, satwa tersebut dievakuasi dan diamankan tanpa menimbulkan korban.
Baca juga: Berawal dari Sandal Mengapung, Lansia di Slempit Kedamean Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 15 Meter
“BBKSDA Jatim segera mempersiapkan senjata senapan bius untuk mengevakuasi monyet yang dibantu personel Damkar. Selama proses evakuasi, akhirnya BBKSDA Jatim dan personel Damkar Gresik berhasil mengevakuasi monyet dan mengamankannya,” ujar Mangara.
Drama penangkapan yang berlangsung hampir tiga jam itu akhirnya berakhir pada pukul 14.03 WIB. Monyet liar tersebut selanjutnya dibawa dan diamankan oleh tim BBKSDA Jawa Timur untuk penanganan lebih lanjut.
