INFOGRESIK – Kebakaran hebat melanda kawasan Dusun Jobong, Desa Kembangan, RT 005 RW 003, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (13/10/2026) malam. Kebakaran tersebut menghanguskan sebuah gudang serbuk kayu semi permanen, dua rumah, dan satu unit truk bernomor polisi W 9782 M.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.25 WIB. Berdasarkan keterangan warga setempat, api pertama kali muncul dari arah timur, tepatnya di lokasi penumpukan serbuk kayu yang telah melalui proses pengovenan. Api kemudian dengan cepat merembet hingga membakar ban truk yang terparkir di area tersebut.
Panas yang ditimbulkan api menyebabkan ban truk meledak dengan suara cukup keras. Suara ledakan itu mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berbondong-bondong mencari sumber suara. Saat tiba di lokasi, warga mendapati api telah membesar dan melalap truk serta bangunan di sekitarnya.
Baca juga: Filter Minyak dan Kemasan Sabun PT Metatu Nusantara Jaya di Benjeng Gresik Terbakar
Warga kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik. Menerima laporan pada pukul 20.25 WIB, petugas Damkarla Pos Kota langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 20.32 WIB.
Proses pemadaman melibatkan personel gabungan dari Damkarla Kabupaten Gresik, Damkar PT Petrokimia Gresik, Damkar PT Pelindo, BPBD, PLN, Polsek Kebomas, dan Babinsa. Petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, terdiri atas dua unit armada Karba dan satu unit armada Grace.
“Pasukan segera melokalisir titik api untuk mencegah penyebaran yang lebih luas. Setelah api padam, petugas melakukan pembasahan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” ujar Perwira Piket Damkarla Kabupaten Gresik, Sugiono, dalam laporan resminya.
Proses pemadaman, pembasahan, dan pendinginan berlangsung hampir lima jam. Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada Rabu (14/10/2026) dini hari pukul 01.10 WIB.
Baca juga: Ketahui Kebakaran Saat Patroli, Polantas Laporkan Insiden Warung Terbakar di Cerme
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Adapun pemilik aset yang terdampak meliputi Suwarjo, pemilik lahan serbuk kayu; Kuswanto, pemilik rumah kosong; dan Lisa, pemilik rumah yang dihuni.
Sementara itu, total kerugian material akibat kebakaran tersebut masih dalam proses penaksiran oleh pihak berwenang.
Berdasarkan data Damkarla Kabupaten Gresik, sepanjang Oktober 2026 tercatat 70 kejadian kebakaran dan 23 kejadian penanganan penyelamatan (rescue).
