INFOGRESIK — Memperingati ulang tahun Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang ke-75, jajaran kader DPC Partai Gerindra Kabupaten Gresik menggelar aksi lingkungan dengan menanam 750 bibit mangrove di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Sabtu (17/10/2026).
Ketua DPC Partai Gerindra Gresik, dr. Asluchul Alif, mengatakan penanaman ratusan bibit mangrove tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), sekaligus wujud rasa syukur atas ulang tahun Prabowo Subianto.
“Alhamdulillah, hari ini kita memperingati HUT Pak Prabowo yang ke-75. Semoga beliau diberikan umur yang barokah, kesehatan, dan panjang umur sehingga bisa menjalankan tugas sebagai Presiden,” ujar Alif yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik.
Ia berharap Presiden Prabowo terus konsisten menjalankan berbagai program prioritas demi mewujudkan Indonesia yang semakin makmur.
Baca juga: Meriah, Puluhan Ribu Orang di Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT Gerindra ke-17
Sementara itu, koordinator kegiatan, Muhammad Kurdi, menjelaskan bahwa penanaman mangrove dipusatkan di dua titik, yakni kawasan tambak RTH dan tepian Sungai Bengawan Solo di Desa Pangkahwetan. Menurutnya, letak geografis Desa Pangkahwetan yang berada di kawasan pesisir membutuhkan perhatian bersama agar kelestarian ekosistemnya tetap terjaga.
“Kawasan pesisir membutuhkan perhatian bersama agar kelestarian lingkungannya tetap terjaga,” jelas Kurdi.
Aksi penanaman mangrove tersebut diikuti jajaran pengurus dan kader Partai Gerindra dari berbagai tingkatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Khilmi, Anggota DPRD Jawa Timur M.H. Rofiq, pengurus Perempuan Indonesia Raya (PIRA), serta jajaran pengurus DPC dan PAC Gerindra se-Kabupaten Gresik.
Seluruh anggota Fraksi Gerindra DPRD Gresik juga tampak membaur dalam kegiatan tersebut. Mereka di antaranya Luthfi Dawam, Nur Saidah, Ricke Mayumi, Muhammad Kurdi, Danang Swantara, Kamjawiyono, Much Zaifudin, Abdullah Munir, Yuyun Wahyudi, dan Wahidatul Husna.
